
UMKM memiliki peran strategis sebagai pilar utama perekonomian Indonesia, terutama dalam penyediaan lapangan kerja dan kontribusi terhadap PDB nasional. Namun, perkembangan teknologi dan persaingan global menimbulkan berbagai tantangan seperti keterbatasan akses pasar, rendahnya literasi digital, dan sulitnya memperoleh pembiayaan, sehingga diperlukan strategi penguatan yang komprehensif. Digitalisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing UMKM. Melalui penggunaan marketplace,
Artikel “Kontribusi Investasi Terhadap Pembangunan Ekonomi Daerah” menjelaskan bahwa investasi berperan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi wilayah. Melalui peningkatan modal, investasi dapat memperluas kapasitas produksi, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong peningkatan daya saing daerah melalui adopsi teknologi serta pembangunan infrastruktur.