Dampak Musim Kemarau, PT Aquarama Karya Lestari Alami Kerugian Besar Akibat Pasokan Air Berkurang

Tim Pengawas Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Mempawah melakukan kunjungan pengawasan ke PT Aquarama Karya Lestari di Kecamatan Toho pada 21 Oktober 2026. Dalam kunjungan tersebut, tim menemukan bahwa perusahaan mengalami kendala pasokan air akibat kemarau panjang yang menyebabkan banyak ikan mati dan membengkaknya biaya operasional. Sebagai langkah pembinaan, DPMPTSP menyarankan perusahaan untuk melakukan mitigasi risiko melalui pembuatan tandon air, sistem resirkulasi, serta diversifik

Mempawah, 21 Oktober 2026 – Dalam rangka pelaksanaan pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko, Tim Pengawas Bidang Penanaman Modal Kabupaten Mempawah melaksanakan kegiatan pengawasan ke PT Aquarama Karya Lestari, yang berlokasi di Kecamatan, Toho.
Ketua Koordinator Tim Pengawas menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, sebagai upaya pembinaan kepada pelaku usaha agar tetap patuh terhadap peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan hasil pengawasan dan kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Tim Pengawas, PT Aquarama Karya Lestari menghadapi kendala serius berupa berkurangnya pasokan air baku untuk kolam budidaya. Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Mempawah memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan usaha budidaya perikanan. Salah satunya dialami oleh PT Aquarama Karya Lestari.
Manajemen perusahaan menyampaikan bahwa berkurangnya debit air sungai dan sumber air sekitar akibat kemarau menyebabkan kualitas dan kuantitas air di kolam menurun drastis. Kondisi tersebut mengakibatkan kadar oksigen terlarut rendah dan suhu air meningkat, sehingga banyak ikan budidaya yang mati. Selain kematian ikan, perusahaan juga harus menanggung biaya operasional tambahan untuk upaya penyediaan air alternatif, seperti penggunaan pompa dan pembelian air.
Menanggapi hal tersebut, DPMPTSP Kabupaten Mempawah memberikan pembinaan agar perusahaan dapat menyiapkan mitigasi risiko usaha, seperti pembuatan tandon penampungan air, sistem resirkulasi, serta diversifikasi usaha untuk menghadapi perubahan iklim. Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap kondisi ini segera membaik dan akan terus melakukan pendampingan kepada pelaku usaha agar tetap bertahan dan iklim investasi di daerah tetap kondusif. SALAM PEJUANG INVESTASI.!

LINK TERKAIT